: Pelaku mencari target di media sosial atau aplikasi kencan. Mereka sering melakukan profiling untuk mengetahui latar belakang korban, seperti pekerjaan atau keluarga, guna memperkuat ancaman nantinya.
: Jangan pernah menunjukkan wajah atau organ intim kepada siapa pun di internet, karena platform digital sangat mudah untuk direkam. : Pelaku mencari target di media sosial atau aplikasi kencan
: Sering kali penipu mengarahkan korban ke grup Telegram atau situs luar melalui link tertentu yang bisa mencuri data pribadi. Apa yang Harus Dilakukan Jika Menjadi Korban? : Sering kali penipu mengarahkan korban ke grup
Hati-hati dengan modus penipuan berkedok layanan Video Call Sex (VCS) yang sering menggunakan nama panggung seperti "Kak Mawar Jilbab Nakal" atau embel-embel platform tertentu seperti "INDO18". Praktik ini merupakan bentuk kejahatan siber yang dikenal sebagai sextortion atau pemerasan seksual. Praktik ini merupakan bentuk kejahatan siber yang dikenal
: Saat sesi video call dimulai, pelaku sering kali tidak benar-benar ada di depan kamera. Mereka memutar video vulgar wanita lain dari ponsel berbeda untuk mengelabui korban agar mau melepas pakaian atau melakukan tindakan asusila.
: Tanpa disadari korban, pelaku merekam seluruh aktivitas layar selama video call berlangsung.